KEMANUSIAAN DAN PERADABAN


EKSIBISI

Molas Shipwreck

Molas Shipwreck; telah tercatat dalam peta navigasi pada masa kolonial dengan Kode Netherland 62. – NM 1843/54.  H4807/54, 7.2.62 – (Hague NM 109/1523/56; 013004N, 1244945E.  Selanjutnya pada tahun 1954, peta navigasi UKHI dengan kode Kode H4807/54, 24-8-54  posisi dilihat dari Manado [012930N, 1245005E ] diperkirakan pada: (a) 345DEGS, 3800FT;  (b) 41DEGS, 3280FT;  (c) 322DEGS, 2490FT;  (d) 277DEGS, 1510FT; (e) 275DEGS, 2720FT. Pada peta navigasi laut tersebut, keberadaan kapal tenggelam ini dikategorikan sebagai Obstruction. Dugaan kapal ini yang adalah Thorbecke. Kini kapal tenggelam tersebut perlahan mengkonstruksi identitas dirinya dalam common-sense & kurasi selam rekreasional dan pehobi yang melampauai ketertarikan-sebuah awareness di wilayah Sulawesi utara, setidaknya itulah yang dilakukan entitas-entitas di sana.

Pontoon Bridge Bengawan Solo

Rumor bahwa benda-benda/struktur tersebut adalah kapal perang era kolonial yang berlayar di Bengawan Solo merupakan spekulasi dan kesesatan dalam meneliti. Penelitian; meneliti menggunakan kata dasar “teliti”!. Fakta benda tersebut adalah Pontoon bridge, bukan kapal, yang lazim dipergunakan dalam dunia militer. Bahwa struktur tersebut merupakan era masa kolonial yang terhubung dengan masa-masa konflik di era Perang Dunia-2. Kode MEB menjelaskan dengan lugas bahwa pontoon bridge merupakan struktur yang tersusun secara modular sebagai struktur untuk support aktifitas militer.

Pages: 1 2 3 4